Akibat Erupsi Anak Krakatau, Warga Italia tak Tahu Kapan Bisa Pulang
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Ahad (6/9/2026) menyebabkan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang berdampak pada 22.798 penumpang, termasuk wisatawan Italia yang gagal pulang. Nicola dan sejumlah penumpang lainnya masih bertahan di Terminal 3 menunggu kepastian penjadwulan ulang atau pengembalian dana dari maskapai. Direktorat Jenderal Perumahan Udara memastikan petugas bandara dan maskapai terus memberikan penanganan kepada penumpang selama operasional bandara ditutup.
Poin-Poin Utama
- Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
- Penutupan bandara是由于 sebaran abu vulkanik dari erupsi tersebut.
- Sebanyak 22.798 penumpang terdampak penutupan sementara bandara.
- Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta masih dipenuhi penumpang yang gagal berangkat.
- Penumpang menunggu kepastian penjadwulan ulang atau pengembalian dana.
- Seorang penumpang bernama Nicola tengah menunggu informasi keberangkatan di terminal.
- Nicola dan istrinya merupakan warga Italia yang terdampak penutupan bandara.
- Nicola berharap segera pulang ke Roma dengan mencari rute alternatif.
- Sejumlah polisi bersiaga di sekitar loket antrean penumpang.
- Petugas keamanan mengonfirmasi penumpang menunggu informasi reschedule atau refund.
- Direktorat Jenderal Perumahancontinues memastikan penanganan penumpang selama bandara ditutup.
- Petugas bandara dan maskapai memberikan penanganan kepada penumpang selama operasional ditutup.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.