Damkar Dikerahkan Bersihkan Abu Vulkanik di Ruang Publik
Damkar dikerahkan membersihkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengendap di fasilitas dan ruang publik seperti jalan hingga rumah sakit untuk mengurangi gangguan aktivitas dan risiko kesehatan warga. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Zakaria Ali, menyatakan Damkar dapat berkolaborasi dengan Polri dalam penyemprotan sebagai bagian dari pelayanan publik dalam situasi bencana. Langkah ini mencakup wilayah Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, dan Kota Bogor, sekaligus menegaskan peran Damkar tidak hanya pada pemadaman kebakaran tetapi juga penanggulangan bencana alam.
Poin-Poin Utama
- Damkar personnel and vehicles deployed to clean volcanic ash from public spaces.
- Ash originates from Mount Anak Krakatau eruptions.
- Cleaning targets ash endangering public health and daily activities.
- Safrizal Zakaria Ali serves as Director General of Bina Administrasi Kewilayahan at Kemendagri.
- Safrizal stated the directive on Monday in Jakarta.
- Damkar directed to collaborate with police (Polri) using police spray vehicles.
- Spraying covers roads, hospitals, and other public facilities.
- Ash on roads can become airborne again from wind and passing vehicles.
- Damkar operates under the supervision of Kemendagri's Directorate General of Bina Administrasi Kewilayahan.
- Primary known Damkar duty is fire prevention and suppression.
- Additional Damkar duties include saving lives, property evacuation, and emergency response.
- Damkar also handles natural disasters, accidents, and rescue of animals and valuables.
- Damkar personnel responded in Lampung Selatan, Bandar Lampung City, and Bogor City.
- Response includes road spraying and cleaning of public facilities and hospitals.
- Safrizal described Damkar's role as part of rapid state disaster response and public service.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.