Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

AJMHT 2026, Pramono Dorong Pers Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Senin, 7 September 2026, 22:43 WIB Sumber: CNN
Ukuran:

52 Tahun 2026 yang diikuti 754 karya jurnalistik dan mendorong pers menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan Jakarta. Pramono menekankan pentingnya pemberitaan akurat berdasarkan fakta, data, dan kode etik, serta apresiasi terhadap kategori khusus "Menyongsong 5 Abad Jakarta" menjelang target Jakarta masuk 20 besar kota global pada 2045. Sementara itu, PWI Jaya menyiapkan AJMHT 2027 dengan tema khusus 500 Tahun Jakarta dan berencana menambah kategori penghargaan untuk karya jurnalistik di media sosial.

Poin-Poin Utama

  • AJMHT 2026 ke-52 menerima 754 karya jurnalistik.
  • Gubernur DKI Pramono Anung menyerahkan penghargaan AJMHT 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta pada Senin (7/9).
  • Pramono menyebut pers berperan sebagai mitra kritis pemerintah.
  • Pramono meminta media menyajikan berita apa adanya tanpa dilebih-lebihkan atau dikurangi.
  • Pemprov DKI menargetkan Jakarta masuk 20 besar kota global dunia pada 2045.
  • Jakarta akan memperingati 500 tahun pada 2045.
  • Kategori khusus AJMHT 2026 adalah Menyongsong 5 Abad Jakarta.
  • Agenda strategis Jakarta mencakup pendidikan, kesehatan, transportasi publik, TOD, penataan ruang, dan pengelolaan sampah.
  • AJMHT 2026 diselenggarakan PWI Jaya.
  • PWI Jaya menyiapkan Anugerah Jurnalistik 2027 bertema 500 Tahun Jakarta.
  • PWI Jaya rencana menambah kategori penghargaan untuk karya jurnalistik di media sosial.
  • Kesit Budi Handoyo menjabat Ketua PWI Jaya.
  • Pramono meminta pers menjaga independensi, kritis, akurat, dan konstruktif.
  • AJMHT 2026 ikut menyoroti transformasi pengelolaan sampah di Jakarta.
  • Tingginya partisipasi 754 karya dorong PWI Jaya tingkatkan kualitas penyelenggaraan 2027.
Tagar Terkait
#pramono anung#pemprov dki jakarta#pwi jaya#jurnalistik#ajmht 2026#500 tahun jakarta
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya