Hadapi El Nino, Pemerintah Tambah Pasokan Beras SPHP 1 Juta Ton
Pemerintah menambah pasokan beras SPHP sebanyak 1 juta ton untuk memperkuat ketahanan pangan menghadapi dampak El Nino yang menyebabkan musim kemarau panjang dan kenaikan harga beras. Stok SPHP yang tersisa saat ini hanya sekitar 80.000 ton dari target penyaluran 888.000 ton, sehingga tambahan ini akan disalurkan pada periode Oktober hingga Desember dengan harga Rp12.000-Rp12.500 per kilogram. Bulog akan memprioritaskan penyaluran ke wilayah rawan terdampak El Nino dengan tetap menjaga kualitas beras subsidi.
Poin-Poin Utama
- Pemerintah tambah pasokan beras SPHP hingga 1 juta ton hadapi El Nino.
- Cadangan beras SPHP tersisa sekitar 80.000 ton dari target penyaluran 888.000 ton.
- Menko Pangan Zulkifli Hasan umumkan kebijakan di Kantor Kemenko Pangan Jakarta, Senin (7/9).
- Harga jual beras SPHP medium di pasar kisaran Rp12.000-Rp12.500 per kilogram.
- Tambahan pasokan disalurkan periode Oktober hingga Desember.
- Harga beras di pasar naik sekitar Rp100 hingga Rp200 akibat minimnya aktivitas panen saat kemarau.
- Bulog petakan potensi kerawanan pangan dari gagal panen petani dampak El Nino.
- Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani sampaikan skema penyaluran tambahan.
- Penyaluran tambahan SPHP ikuti prosedur reguler dengan pengawasan lebih ketat di wilayah terdampak.
- Bulog diminta perhatikan potensi kerawanan dampak El Nino dalam penyaluran SPHP ke depan.
- Rizal tekankan jaga kualitas beras subsidi agar tidak kecewakan masyarakat.
- Komisi IV ingatkan Bulog soal mutu beras yang didistribusikan.
- SPHP bertujuan jadi stimulus pangan pokok terjangkau tanpa korbankan kualitas.
- Tujuan utama kebijakan stabilisasi harga dan mitigasi dampak El Nino.
- Total tambahan stok 1 juta ton merupakan beras medium.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.