Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Tiga Dampak Permanen Perang AS-Iran terhadap Ekonomi Global

Selasa, 8 September 2026, 00:01 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Iran meninggalkan tiga dampak permanen bagi ekonomi global: Iran menguasai Selat Hormuz dengan membentuk otoritas yang memungut biaya tol bagi kapal yang melintas, Tiongkok menunjukkan ketahanan energi dengan memangkas impor minyak hingga 5 juta barel per hari serta mempercepat adopsi kendaraan listrik, dan negara-negara di luar Timur Tengah seperti Brasil, Guyana, Kanada, serta Norwegia meningkatkan produksi sehingga mengancam posisi OPEC dan berpotensi menciptakan kelebihan pasokan minyak global.

Poin-Poin Utama

  • AS harga bahan bakar bertahan di atas US$4 selama berminggu-minggu.
  • Suku bunga KPR di AS melonjak mendekati 7%.
  • Selat Hormuz menjadi jalur yang dikendalikan penuh oleh Iran setelah serangan AS-Israel pada akhir Februari.
  • Iran menutup Selat Hormuz dan memutus pasokan 13 juta barel minyak.
  • Iran membentuk Persian Gulf Strait Authority pada Mei, mewajibkan pendaftaran, jalur resmi, dan biaya tol kapal.
  • Tiongkok memangkas impor minyak mentah hingga 5 juta barel per hari menggunakan cadangan pra-perang.
  • Penggisian daya EV di jalan raya Tiongkok melonjak 55,6% selama libur Mei dibanding tahun sebelumnya.
  • Hampir seperempat mobil yang melintas di jalan raya Tiongkok merupakan kendaraan listrik.
  • JPMorgan: dari 1,9 miliar barel minyak Timur Tengah yang hilang, 800 juta barel diserap penurunan konsumsi.
  • Brasil menambah output 800.000 barel per hari, Guyana 300.000, Kanada 200.000, Norwegia 150.000.
  • AS memproduksi 900.000 barel lebih banyak dibanding periode sama tahun lalu.
  • Emirat Arab mengundurkan diri dari OPEC pada April.
  • Irak mempertimbangkan keluar dari OPEC kecuali target produksinya dinaikkan menjadi 5–7 juta barel per hari.
  • Arab Saudi memaksimalkan pipa East-West dan konvoi truk ke Laut Merah.
  • Irak bernegosiasi dengan Chevron membangun pipa ke Laut Mediterania.
Tagar Terkait
#selat hormuz#perang#tiongkok#minyak dunia#as-iran#opec#ekonomi global
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya