Kebutuhan Baja Nasional Menguat, Penjualan Semester I 2026 Naik 30,6%
PT Krakatau Steel mencatatkan kenaikan volume penjualan baja 30,6% menjadi 614,26 ribu ton pada semester I 2026, dengan pendapatan US$622,7 juta dan laba bruto US$67,9 juta atau naik sekitar dua kali lipat year-on-year. Pendanaan modal kerja dari Danantara disebut sebagai faktor kunci peningkatan utilisasi produksi dan efisiensi, sementara total laba periode berjalan mencapai US$10,9 juta pasca restrukturisasi. Perseroan juga melakukan pergantian direksi dalam RUPSLB 2026 dengan Willgo Zainar sebagai Direktur Utama, menargetkan transformasi berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan impor baja.
Poin-Poin Utama
- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mencatatkan kenaikan volume penjualan 30,6% pada semester I 2026.
- Volume penjualan baja Krakatau Steel periode Januari-Juni 2026 mencapai 614,26 ribu ton.
- Pendapatan perseroan semester I 2026 tercatat US$622,7 juta atau sekitar Rp11,15 triliun.
- Laba bruto perseroan naik sekitar dua kali lipat menjadi US$67,9 juta pada semester I 2026.
- Perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar US$10,9 juta di semester I 2026.
- Dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara disebut sebagai faktor peningkatan kinerja perseroan.
- RUPSLB 2026 menetapkan susunan pengurus baru PT Krakatau Steel.
- Hendro Martowardojo ditetapkan sebagai Komisaris Utama perseroan.
- David Pajung dan Didik Hariyanto diangkat sebagai Komisaris Independen.
- Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo ditetapkan sebagai Komisaris perseroan.
- Willgo Zainar ditetapkan sebagai Direktur Utama Krakatau Steel.
- Thomas Christian ditunjuk sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
- Hernowo diangkat sebagai Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio.
- Suryantoro Waluyo ditunjuk sebagai Direktur SDM perseroan.
- Sidik Darusulistyo ditetapkan sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi Krakatau Steel.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.