Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Negatif

Sering Lupa Jangan Dianggap Wajar, Pikun Bisa Jadi Tanda Demensia yang Perlu Ditangani

Selasa, 8 September 2026, 00:49 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

hari.

Poin-Poin Utama

  • Pikun adalah penurunan daya ingat atau kemampuan memori.
  • Tidak semua lanjut usia mengalami pikun.
  • Gangguan ingatan yang menghambat aktivitas sehari-hari perlu dicurigai sebagai demensia.
  • Demensia memengaruhi daya ingat, proses berpikir, perilaku, serta kondisi mental dan emosional.
  • Demensia parah dapat menyebabkan penderitanya tidak mengenali orang terdekat.
  • Penyakit Alzheimer dan Parkinson dapat memicu demensia.
  • Diabetes yang tidak terkontrol dapat memicu demensia.
  • Stroke dapat menyebabkan demensia vaskular.
  • Cedera kepala berulang dapat menyebabkan gejala pikun.
  • Kekurangan vitamin B1 atau B12 dapat menyebabkan gejala pikun.
  • Infeksi otak, tumor otak, penyakit autoimun, penyakit keturunan, dan penyakit langka juga dapat menyebabkan demensia.
  • Konsumsi alkohol berlebihan dan riwayat penyalahgunaan obat terlarang dapat memicu demensia.
  • Pengobatan demensia bertujuan meringankankan gejala dan mencegah kondisi memburuk.
  • Terapi stimulasi kognitif dapat mencakup permainan, membaca, menggambar, memasak, dan kegiatan kreatif.
  • Pemeriksaan dokter diperlukan bagi anggota keluarga yang mulai menunjukkan pikun mengganggu aktivitas.
Tagar Terkait
#lansia#demensia#kesehatan otak#alzheimer#pikun
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya