Update Karhutla 2026: 72.009 Hektare Lahan Gambut di 6 Provinsi Telah Hangus Terbakar
Karhutla di enam provinsi prioritas (Kalbar, Riau, Kalsel, Kalteng, Sumsel, Jambi) telah menghanguskan 72.009 hektar lahan gambut, dengan BNPB melaporkan 71.069,65 hektar berhasil dipadamkan dan menyisakan 939,45 hektar yang masih berjuang dipadamkan akibat bara api di bawah permukaan lahan gambut. Aparat telah mengamankan 138 tersangka pembakar lahan, termasuk temuan pelaku di Jambi yang dibayar Rp500 ribu, sehingga pemerintah menegaskan karhutla sebagai tindakan kriminal, bukan sekadar faktor cuaca. Penanganan diperkuat dengan 55 pesawat patroli dan water bombing, ditambah tiga pesawat Chinook dari Jepang, sambil mengandalkan operasi modifikasi cuaca menunggu musim hujan alami pada akhir Oktober.
Poin-Poin Utama
- Karhutla hanguskan 72.009 hektar lahan gambut di enam provinsi prioritas.
- 138 tersangka diamankan terkait pembakaran lahan sengaja.
- Enam provinsi prioritas: Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Jambi.
- 14.711 hektar terbakar berada di area konsesi.
- 57.298,02 hektar terbakar merupakan kawasan hutan dan milik masyarakat.
- Api berhasil dipadamkan di area 71.069,65 hektar.
- Sisa api seluas 939,45 hektar masih dalam proses pemadaman.
- Kawasan IKN dan Bukit Soeharto (Kaltim) terbakar 458 hektar.
- Teluk Bintuni (Papua Barat) terbakar 223,5 hektar.
- Gunung Butak (Jawa Timur) terbakar 16,5 hektar.
- TPA Putri Cempo (Solo) terbakar 4,6 hektar.
- Gunung Ijen (Jawa Timur) terbakar 2,5 hektar.
- Pemerintah kerahkan 55 pesawat: 19 patroli dan 36 water bombing.
- Tiga pesawat Chinook tambahan dari Jepang tiba Rabu di Kalimantan Barat.
- Di Jambi, pelaku mengaku dibayar Rp500 ribu untuk bakar hutan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.