Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

Penerbangan Batal Imbas Krakatau, Polisi Tingkatkan Pengamaman Bandara

Selasa, 8 September 2026, 03:46 WIB Sumber: CNN
Ukuran:

Hatta meningkatkan pengamanan dan pemantauan menyusul pembatalan sejumlah penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan operasional delapan bandara, termasuk Soetta, ditutup. Polisi membagikan masker, pengecekan kesehatan, serta makanan dan minuman kepada penumpang terdampak, sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang dan informasi dari kanal resmi. Sementara itu, Menteri Perhubungan telah menyiapkan tiga bandara alternatif, yaitu Kertajati, Ahmad Yani Semarang, dan Juanda Surabaya, untuk pendaratan maskapai yang terdampak.

Poin-Poin Utama

  • Polres Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan pengamanan dan pemantauan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Kapolres Bandara Soetta, Kombes Wisnu Wardana, umumkan peningkatan kesiapsiagaan pada Minggu (6/9).
  • Petugas membagikan masker, melakukan pengecekan kesehatan, serta menyediakan makanan dan minuman bagi penumpang.
  • Wisnu mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
  • Polres Bandara Soetta bersama stakeholder terkait akan terus melakukan monitoring, pengamanan, pelayanan, dan koordinasi.
  • Delapan bandara operasionalnya ditutup akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9) pagi.
  • Bandara Soetta termasuk salah satu dari delapan bandara yang ditutup.
  • Menhub Dudy Purwagandhi sebelumnya menyiapkan tiga bandara alternatif untuk pendaratan maskapai terdampak.
  • Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, menjadi salah satu bandara alternatif.
  • Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, menjadi salah satu bandara alternatif.
  • Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu bandara alternatif.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#bandara soekarno-hatta#penerbangan#menhub#polres bandara soetta
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya