Ribuan Warga Serbia Hadiri Pemakaman Penjahat Perang Ratko Mladic di Beograd
Ribuan warga Serbia menghadiri pemakaman Ratko Mladic, mantan jenderal yang dijuluki "Jagal dari Bosnia" yang divonis genosida dan kejahatan perang oleh pengadilan PBB, di sebuah gereja di Beograd. Acara ini sempat menuai ketegangan diplomatik karena rencana pemakaman kenegaraan dibatalkan setelah kecaman keras dari Uni Eropa, negara yang sedang menjadi kandidat keanggotaan UE. Prosesi ini memicu polarisasi tajam: bagi nasionalis Serbia ia dianggap pahlawan, namun bagi para penyintas perang Bosnia seperti Zdravka Gvozdjar, pemakaman tersebut menyakitkan dan dianggap sebagai glorifikasi terhadap seorang penjahat.
Poin-Poin Utama
- Ribuan warga Serbia menghadiri pemakaman Ratko Mladic di Beograd.
- Mladic meninggal pada usia 84 tahun di penjara PBB di Den Haag, Belanda.
- Mladic menjalani hukuman seumur hidup atas genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
- Rencana pemakaman kenegaraan dibatalkan setelah keberatan keras dari para pemimpin Eropa.
- Uni Eropa mengecam glorifikasi terhadap Mladic.
- UE menyatakan penyangkalan genosida tidak memiliki tempat di negara kandidat anggota UE.
- Serbia menjadi kandidat anggota UE sejak tahun 2012.
- Jenazah Mladic diterbangkan ke Serbia menggunakan pesawat pemerintah pekan lalu.
- Peti mati Mladic yang dibalut bendera dibawa oleh enam tentara.
- Antrean panjang pelayat terlihat di luar gereja St. Luka sejak pagi hari.
- Pemakaman dipimpin oleh Patriark Porfirije, kepala Gereja Ortodoks Serbia.
- Menteri Pertahanan Bratislav Gasic dan Menteri Keadilan Nenad Vujic hadir dalam pemakaman.
- Bus gratis disediakan dari berbagai kota di Serbia dan Bosnia bagi pelayat.
- Penyintas perang Bosnia Zdravka Gvozdjar menyatakan kekecewaan atas pemakaman tersebut.
- Institute of War and Peace Reporting menilai pendidikan dan media pro-pemerintah di Serbia tidak merefleksikan kejahatan Mladic.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.