Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Rekor Sejarah dan Misi Memadamkan Bara Harga Beras

Selasa, 8 September 2026, 07:48 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Indonesia cetak rekor Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tertinggi sepanjang sejarah sebesar 5,4 juta ton per medio Juli 2026, namun dibayar mahal dengan kenaikan harga beras tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan, yakni Rp 15.641 per kg pada Agustus 2026, dipicu dampak El Nino. Pemerintah kini menjalankan misi memadamkan kenaikan harga dengan menambah 1 juta ton beras program SPHP dan menyiapkan 400.000 ton beras premium, meski Kemendagri meminta Bulog mengubah pola intervensi agar bertindak sebelum harga telanjur naik tinggi.

Poin-Poin Utama

  • Indonesia cetak rekor CBP tertinggi sejarah pada medio Juli 2026 sebesar 5,4 juta ton.
  • Per 7 September 2026, CBP tersisa 4,8 juta ton.
  • Harga rerata nasional beras eceran Agustus 2026 capai Rp 15.641 per kg.
  • Rekor harga beras sebelumnya Rp 15.517 per kg pada Maret 2024.
  • Inflasi tahunan beras Januari-Agustus 2026: 3,44%, 3,61%, 3,71%, 4,36%, 4,55%, 3,98%, 3,1%, 2,7%.
  • Presiden Prabowo umumkan swasembada beras pada 7 Januari 2026.
  • Pemerintah pastikan tidak impor beras konsumsi sepanjang 2026.
  • Pemerintah tambah alokasi beras SPHP sebanyak 1 juta ton.
  • 400.000 ton beras premium disiapkan Bulog.
  • Penyaluran beras SPHP sepanjang 2026 capai 828.000 ton.
  • CBP awal September 2023 hanya 1,52 juta ton saat El Nino 2023-2024.
  • Indonesia import 7 juta ton beras saat El Nino 2023-2024.
  • El Nino dimulai Juni 2026, diprediksi berakhir Februari 2027.
  • Musim tanam I padi mundur 1,5 bulan saat El Nino 2023-2024.
  • Kemendagri minta Bulog ubah pola intervensi harga lewat toleransi kenaikan dan data daerah.
Tagar Terkait
#el nino#bulog#inflasi#beras#sphp#bapanas#pangan#cbp
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya