Anak Krakatau Eruption Affects 2,961 Flights and 341,000 Passengers Nationwide
Erupsi Gunung Anak Krakatau selama tiga hari berdampak pada 2.961 penerbangan (2.339 domestik, 622 internasional) dan sekitar 341.000 penumpang secara nasional. Pemerintah menutup sementara beberapa bandara utama termasuk Soekarno-Hatta dan Halim, serta membuka lima bandara alternatif yang beroperasi 24 jam untuk mengurangi penumpukan penumpang. Sejak Selasa dini hari, tiga bandara telah diumumkan kembali buka.
Poin-Poin Utama
- An estimated 341,000 passengers impacted by Anak Krakatau eruption disruptions over three days.
- Total of 2,961 flights affected nationwide.
- Affected flights include 2,339 domestic routes.
- Affected flights include 622 international services.
- Coordinating Minister Agus Harimurti Yudhoyono provided the figures.
- Volcanic ash forced closure of Soekarno-Hatta International Airport.
- Halim Perdanakusuma Airport also closed.
- Radin Inten II Airport in Lampung closed.
- Taufiq Kiemas Airport in West Lampung closed.
- Husein Sastranegara Airport in Bandung closed.
- Budiarto Airport in Curug closed.
- Pondok Cabe Airport in South Tangerang closed.
- Five alternative airports ordered to operate 24 hours starting Monday: Kertajati, Ahmad Yani, Adi Soemarmo, Yogyakarta International, and Juanda.
- Yudhoyono inspected emergency command post at Soekarno-Hatta Airport in Tangerang, Banten.
- Three airports announced reopening as of Tuesday early morning.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.