Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Tekno Negatif

Setelah Anak Krakatau erupsi: Apa dampak terhadap pulau di sekitarnya?

Kamis, 10 September 2026, 17:10 WIB Sumber: Theconversation.com Dibaca 1 kali
Ukuran:

Erupsi Anak Krakatau pada September 2026 menyebabkan perubahan drastis pada permukaan Pulau Sertung yang terlihat melalui citra satelit Sentinel-2, di mana indeks vegetasi NDVI turun drastis dari 0,72 menjadi hampir nol, mengindikasikan hilangnya vegetasi akibat material vulkanik. Pulau Panjang justru tetap mempertahankan vegetasi karena material erupsi terbawa angin ke arah barat-barat daya, menunjukkan bahwa arah penyebaran material vulkanik berperan penting dalam menentukan dampak terhadap ekosistem pulau sekitar. Penelitian lebih lanjut melalui analisis laboratorium diperlukan untuk mengetahui komposisi dan karakter material vulkanik yang menyebabkan perubahan permukaan tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Anak Krakatau meletus pada awal September 2026.
  • Citra satelit Sentinel-2 digunakan untuk mengamati perubahan permukaan kepulauan.
  • Pulau Sertung terletak di sebelah barat Anak Krakatau.
  • Citra satelit pada 8 Agustus 2026 menunjukkan vegetasi hijau lebat di Pulau Sertung.
  • Sebulan kemudian, warna hijau di Pulau Sertung hampir menghilang.
  • Warna yang tersisa di Pulau Sertung setelah erupsi adalah abu-abu hingga coklat.
  • NDVI rata-rata Pulau Sertung pada 8 Agustus tercatat 0,72.
  • NDVI Pulau Sertung pada 8 September mendekati nol.
  • Analisis kanal short-wave infrared (SWIR) memberikan informasi kelembapan vegetasi.
  • Indeks NDMI menunjukkan perubahan negatif terkait kandungan air vegetasi di Pulau Sertung.
  • Pulau Panjang di sebelah timur Anak Krakatau mempertahankan respons vegetasi lebih kuat.
  • Pulau Panjang pernah mengalami gangguan besar saat erupsi 2018.
  • Material vulkanik terbawa angin cenderung ke arah barat dan barat daya.
  • Analisis laboratorium diperlukan untuk mengetahui komposisi unsur material vulkanik.
  • Material vulkanik berbeda dari tanah yang berkembang selama ratusan hingga ribuan tahun.
Tagar Terkait
#anak krakatau#erupsi gunung berapi#vegetasi#kepulauan krakatau#ndvi#penginderaan jauh#satelit sentinel-2#tanah vulkanik#ilmiah
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Theconversation.com.

Buka Sumber di Theconversation.com

Warta Terkini Lainnya