Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Dini Hari hingga Pagi Ini
Gunung Anak Krakatau erupsi tiga kali pada Selasa (8/9) dini hari hingga pukul 07.49 WIB, terekam seismograf dengan amplitudo 44-48 mm dan durasi 10-19 detik, meski visual letusan tidak teramati. Erupsi sebelumnya sempat berhenti pada Minggu, 6 September 2026 pukul 00.04 WIB, namun PVMBG menyatakan potensi letusan susulan masih tinggi dan tingkat aktivitas gunung tetap pada Level III atau Siaga.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau erupsi tiga kali pada Selasa (8/9) sejak dini hari hingga pukul 07.49 WIB.
- Lokasi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
- Erupsi pertama terjadi pukul 05.08 WIB dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 15 detik.
- Visual letusan pertama tidak teramati, terekam di seismograf.
- Erupsi kedua terjadi pukul 05.34 WIB dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi 10 detik.
- Visual letusan kedua tidak teramati, terekam di seismograf.
- Erupsi ketiga terjadi pukul 07.49 WIB dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik.
- Visual letusan ketiga tidak teramati, terekam di seismograf.
- Pelaporan erupsi ketiga ditulis oleh Anggi Nuryo Saputro di situs Magma Kementerian ESDM.
- Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau sempat berhenti pada Minggu, 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
- PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan potensi letusan susulan masih tergolong tinggi.
- Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III atau Siaga.
- Kepala PVMBG Kementerian ESDM adalah Siti Sumilah Rita Susilawati.
- Sumber data berasal dari situs Informasi Letusan Magma Kementerian ESDM.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.