Aktivitas Meningkat, Gunung Ili Lewotolok NTT Alami 442 Letusan dalam 24 Jam
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, tercatat meletus sebanyak 442 kali dalam sehari pada Selasa (8/9), naik dari 384 kali letusan pada hari sebelumnya dengan kolom abu mencapai 200-800 meter. Aktivitas vulkanik masih intensif hingga Rabu (9/9) pagi dengan tiga erupsi susulan, di mana erupsi pertama pukul 05.03 WITA menyemburkan kolom abu setinggi 500 meter, erupsi kedua pukul 05.56 WITA setinggi 600 meter, dan erupsi ketiga pukul 09.51 WITA setinggi 400 meter.
Poin-Poin Utama
- Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, meletus 442 kali pada Selasa (8/9).
- Jumlah letusan bertambah 58 kali dari 384 letusan pada Senin (7/9).
- Kolom abu letusan mencapai tinggi 200 hingga 800 meter di atas puncak kawah.
- Kolom abu tertinggi meningkat 100 meter dari rentang 300 hingga 700 meter pada hari sebelumnya.
- Asap letusan berwarna putih dan kelabu.
- Pencatatan kegempaan mencakup 60 gempa hembusan, 5 tremor non-harmonik, 1 tremor harmonik, dan 2 gempa tektonik jauh.
- Material pijar terlontar hingga 200 meter ke sektor tenggara.
- Aliran lava baru bergerak hingga 500 meter ke sektor timur laut.
- Endapan lava lama mencapai 1.100 meter di sektor timur laut.
- Endapan lava lama mencapai 1.800 meter di sektor selatan-tenggara.
- Tiga erupsi susulan tercatat hingga Rabu (9/9) pagi.
- Erupsi pukul 05.03 WITA menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak atau 1.923 meter di atas permukaan laut.
- Kolom abu erupsi pukul 05.03 WITA berwarna kelabu, intensitas tebal, dan bergerak ke barat laut.
- Erupsi pukul 05.56 WITA berlangsung 44 detik dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan suara dentuman sedang.
- Erupsi pukul 09.51 WITA menghasilkan kolom abu kelabu setinggi 400 meter di atas puncak dan bergerak ke barat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.