Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Episode Erupsi Menerus Anak Krakatau Telah Berakhir

Selasa, 8 September 2026, 10:11 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang dimulai 4 September 2026 berakhir pada 6 September 2026 setelah berlangsung sekitar 25 jam, meski sempat diikuti enam kali erupsi Strombolian. Meskipun aktivitas vulkanik masih menunjukkan berbagai kegempaan dan potensi letusan periode berikutnya dinilai masih tinggi, status aktivitas gunung tetap pada Level III atau Siaga dengan rekomendasi agar masyarakat tidak masuk radius tiga kilometer dan mewaspadai potensi awan panas, aliran lava, lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat.

Poin-Poin Utama

  • Badan Geologi Kementerian ESDM nyatakan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir.
  • Status aktivitas gunung tetap Level III atau Siaga karena potensi letusan periode berikutnya masih tinggi.
  • Episode erupsi menerus dimulai 4 September 2026 pukul 23.07 WIB.
  • Episode erupsi berakhir 6 September 2026 pukul 00.04 WIB setelah berlangsung sekitar 25 jam.
  • Sejak berakhirnya episode hingga 8 September 2026 tercatat enam kali erupsi Strombolian.
  • Pemantauan instrumental periode 7-8 September 2026 catat dua kali gempa erupsi.
  • Tercatat empat kali gempa hembusan, 76 kali gempa low frequency, dan 100 kali gempa hybrid.
  • Tercatat delapan kali gempa vulkanik dangkal dan sembilan kali gempa vulkanik dalam, serta tremor menerus.
  • Nilai RSAM meningkat pada 5 September sebelum menurun pada 6 September 2026.
  • Data tiltmeter di Stasiun Tanjung dan Lava93 tunjukkan pola mendatar atau relatif konstan.
  • Ancaman bahaya erupsi berupa lontaran batu pijar dan hujan abu lebat.
  • Potensi ancaman lain berupa aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi.
  • Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang masuk radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung.
  • Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung diminta tenang dan tidak percaya isu tsunami.
  • Status Level III dievaluasi berkala atau apabila terjadi perubahan aktivitas vulkanik signifikan.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi gunung anak krakatau#badan geologi#lampung selatan#kementerian esdm#lana saria
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya