Ekonomi Batam Triwulan II 2026 Tumbuh 7,28 Persen, Lampaui Nasional
Ekonomi Kota Batam tumbuh 7,28% year-on-year pada Triwulan II 2026, melampaui rata-rata nasional dan menempatkan Batam di tiga besar pertumbuhan tertinggi di Kepri, ditopang sektor industri, investasi, perdagangan, dan jasa. Kepala BP Batam Amsakar Achmad menekankan pentingnya menjaga momentum lewat pelayanan cepat, infrastruktur baik, dan iklim investasi kompetitif, sementara Wakil Kepala Li Claudia Chandra mendorong pertumbuhan inklusif yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ke depan, BP Batam memprioritaskan investasi berkualitas di sektor manufaktur maju, data center, energi terbarukan, dan logistik internasional demi menjadikan Batam hub industri dan ekonomi digital Asia Tenggara.
Poin-Poin Utama
- Ekonomi Batam tumbuh 7,28% y-on-y pada Triwulan II 2026.
- Capaian Batam melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
- Batam masuk tiga besar kabupaten/kota dengan pertumbuhan tertinggi di Kepulauan Riau.
- Pilar pertumbuhan: sektor industri, investasi, perdagangan, dan jasa.
- Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut angka ini bukti menguatnya kepercayaan dunia usaha.
- Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menekankan pertumbuhan harus inklusif dan dirasakan masyarakat.
- Deputi Investasi BP Batam Fary Djemy Francis mendorong konversi komitmen investasi menjadi proyek dan produksi.
- Kecepatan realisasi dan nilai tambah produk jadi indikator keberhasilan investasi.
- Sektor strategis prioritas: manufaktur maju, data center dan industri digital, energi terbarukan, logistik internasional.
- BP Batam prioritaskan penguatan layanan dasar: air bersih, transportasi, infrastruktur perkotaan.
- Visi besar: menjadikan Batam sebagai hub industri dan ekonomi digital di Asia Tenggara.
- Fokus BP Batam bergeser dari mengejar angka ke pertumbuhan berkualitas, inklusif, berkelanjutan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.