Kembangkan Rudal Baru, Iran Pertegas Ancaman terhadap AS
Iran uji rudal baru Qassem Basir dengan jangkauan 1.200 km terhadap kapal perang AS di Teluk Persia, termasuk kapal induk USS George Washington yang berhasil menghindari serangan. Eskalasi ini memperketat konflik AS-Iran yang sudah tujuh bulan berjalan, memicu serangan balasan AS ke kapal tanker Iran, kenaikan harga minyak, serta pembatasan Selat Hormuz yang mengganggu 20 persen pasokan migas dunia.
Poin-Poin Utama
- Iran tembak rudal baru Qassem Basir ke kapal perang AS, pertama penggunaan rudal atas sasaran laut.
- Sasaran rudal berupa kapal induk USS George Washington dan satu kapal perusak pengawal.
- Qassem Basir punya jangkauan 1.200 km, dirancang untuk hantam sasaran darat.
- Rudal pakai bahan bakar padat, sistem navigasi inersial, pencari inframerah, sulit di-jamming atau spoofing.
- Hulu ledak rudal seberat setengah ton, akurasi dan jangkauan diklaim lebih baik.
- Rudal mampu manuver mendekati sasaran, susah dicegat sistem antirudal.
- Centcom AS konfirmasi kedua kapal berhasil hindari rudal, tidak ada korban.
- AS gempur tiga kapal tanker terkait bisnis Iran di Pulau Kharg, Jask, Teluk Oman.
- Perang AS-Iran sudah masuk bulan ketujuh.
- Harga minyak Brent naik ke 97,31 dolar AS/barel, tertinggi enam pekan, dari 94,65 dolar AS/barel pekan sebelumnya.
- Iran perketat lalu lintas Selat Hormuz, pelintasan 20 persen pasokan migas dunia.
- Rata-rata hanya 10 kapal niaga lewat Selat Hormuz per hari, terendah sejak agresi akhir Februari 2026.
- UEA jadi sasaran rudal Iran yang targetkan pangkalan militer AS-Israel di negara itu, kapal tanker UAE juga diserang.
- Mohsen Rezaei ancam AS dengan perang ekonomi.
- Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf akui Iran hadapi inflasi, pengangguran, nilai tukar tak terkendali.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.