Bahlil: Harga BBM Subsidi Tetap, Pemerintah Prioritaskan Daya Beli Masyarakat
Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tetap tidak berubah di tengah kenaikan harga minyak dunia yang tidak menentu. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah, meskipun berpotensi menambah beban subsidi negara. Harga minyak dunia saat ini berada di kisaran 106-108 dolar AS per barel, namun rata-rata ICP Indonesia dari Januari hingga September 2026 masih berada di kisaran 85-90 dolar AS per barel.
Poin-Poin Utama
- Harga BBM bersubsidi tetap tidak mengalami perubahan.
- Pemerintah memprioritaskan perlindungan daya beli masyarakat.
- Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan signifikan.
- Minyak mentah Brent menembus 100 dolar AS per barel pada 10 September 2026.
- Harga minyak dunia saat ini berada di kisaran 106-108 dolar AS per barel.
- Rata-rata ICP Indonesia dari Januari hingga September 2026 berkisar 85-90 dolar AS per barel.
- Keputusan mempertahankan harga BBM bersubsidi berdampak pada anggaran negara.
- Pemerintah bersedia menambah anggaran subsidi untuk menjaga harga BBM.
- Bahlil Lahadalia terus berkonsultasi dengan Menteri Keuangan atas arahan Presiden Prabowo.
- Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga BBM bersubsidi.
- Harga minyak dunia saat ini belum menentu dan fluktuatif.
- Pemerintah harus menanggung tambahan subsidi akibat kenaikan harga minyak.
- Pertimbangan utama pemerintah adalah melindungi masyarakat menengah ke bawah.
- Bahlil Lahadalia juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
- Pengumuman dilakukan pada 11 September 2026 di Jakarta.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.