Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Iran Ancam AS dengan 'Perang Ekonomi' dan Rudal Canggih

Selasa, 8 September 2026, 20:43 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Iran ancam AS dengan perang ekonomi dan rudal canggih Qassem Basir yang ditembakkan ke kapal perang AS di dekat Selat Hormuz, dengan rencana pembentukan zona eksklusi maritim di Teluk Persia sebagai balasan atas blokade AS. Ketegangan terjadi saat perang kedua negara memasuki bulan keenam setelah periode jeda, termasuk serangan AS terhadap tiga kapal tanker Iran pada 5 September. Di tengah eskalasi tersebut, kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang sejumlah kota di Arab Saudi (Abha, Khamis Mushait, Jazan, Najran) termasuk Bandara Abha dan fasilitas Aramco, melukai sedikitnya 73 orang dan memicu kebakaran di fasilitas energi.

Poin-Poin Utama

  • Iran ancam AS dengan 'perang ekonomi' pada Selasa (8/9).
  • Mohsen Rezai, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, umumkan peringatan lewat rudal baru Iran.
  • Iran ancam bentuk zona eksklusi maritim di Teluk Persia sebagai balasan.
  • Iran tembak rudal balistik Qassem Basir ke kapal perang AS dekat Selat Hormuz.
  • Qassem Basir versi ditingkatkan punya kemampuan manuver lebih baik dan panduan efektif lawan peperangan elektronik.
  • Militer AS klaim kapal perangnya berhasil hindari serangan rudal Iran.
  • Iran umumkan penggunaan rudal Qassem Basir pada Minggu (6/9).
  • AS serang tiga kapal tanker minyak milik Iran pada Sabtu (5/9).
  • Iran terus ganggu pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital minyak dan gas global.
  • Kelompok Houthi serang kota Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran di Arab Saudi.
  • Serangan Houthi luka 73 orang.
  • Target Houthi termasuk Bandara Internasional Abha, pangkalan udara King Khalid, dan fasilitas Aramco.
  • Serangan picu kebakaran dan penghentian sementara operasi di beberapa fasilitas energi Saudi.
  • Houthi tuding Riyadh serang wilayah Yaman; serangan penjara di Al-Hazm tewaskan 11 orang, 20 tahanan hilang.
  • Konflik Iran-AS telah berlangsung enam bulan.
Tagar Terkait
#iran#selat hormuz#arab saudi#as#houthi#teluk persia#perang ekonomi#rudal#konflik internasional#qassem basir
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya