DPR Apresiasi Kenaikan Anggaran Perpusnas untuk 2027
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Golkar, Adela Kanasya Adies, mengapresiasi kenaikan pagu anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun Anggaran 2027 menjadi Rp417,725 miliar atau naik sekitar 15,3% dari TA 2026, serta menyetujui usulan tambahan anggaran Rp307,774 miliar untuk penguatan program literasi di daerah 3T. Adela menekankan bahwa peningkatan anggaran harus diiringi peningkatan kualitas layanan, pemerataan akses bahan bacaan bermutu, dan penguatan perpustakaan sekolah agar menjadi ruang belajar yang menumbuhkan minat baca dan daya kritis, bukan sekadar penyimpanan buku pelajaran. Ia berharap tambahan anggaran tersebut berdampak langsung dan terukur bagi peningkatan budaya baca masyarakat serta penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan karena merupakan uang rakyat.
Poin-Poin Utama
- Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar Adela Kanasya Adies mengapresiasi kenaikan anggaran Perpusnas untuk 2027.
- Pagu anggaran Perpusnas 2027 ditetapkan Rp417,725 miliar.
- Pagu 2027 naik sekitar 15,3% dari pagu 2026 sebesar Rp362,165 miliar.
- Komisi X DPR RI menerima usulan tambahan anggaran Perpusnas Rp307,774 miliar.
- Tambahan anggaran ditujukan memperkuat program literasi di pedesaan dan daerah 3T.
- Fraksi Partai Golkar menyetujui pagu anggaran Perpusnas 2027.
- Adela mendorong kenaikan pagu anggaran lebih signifikan untuk peningkatan kualitas SDM dan angka literasi.
- Adela minta perpustakaan sekolah tidak hanya jadi tempat penyimpanan buku pelajaran.
- Adela minta perpustakaan sekolah sediakan buku cerita, ilmu pengetahuan, sejarah, budaya, dan teknologi.
- Adela tekankan pemerataan akses bahan bacaan berkualitas untuk sekolah di daerah terbatas.
- Adela ingatkan pemerintah pastikan buku sampai ke masyarakat dan dimanfaatkan optimal.
- Adela minta anggaran tambahan berdampak langsung dan terukur pada budaya baca dan perpustakaan sekolah.
- Adela ingatkan setiap rupiah anggaran negara harus dipertanggungjawabkan.
- Pernyataan Adela dikutip dari siaran pers, Selasa (8/9).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.