Kuliah Umum di Dies Natalis Unpad, Menpan RB Pastikan dengan Digitalisasi Urus Bansos Bisa Selesai
69 Unpad menegaskan bahwa transformasi digital layanan publik harus berfokus pada kemudahan, kepastian hukum, dan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kecanggihan teknologi. Sebagai contoh, digitalisasi layanan bansos dengan teknologi face recognition berhasil memangkas waktu pendaftaran dari 75-200 hari menjadi sekitar satu jam, dan konsep 'One Nation, One Experience' juga disiapkan untuk digitalisasi akta kelahiran. Rini memastikan perlindungan data masyarakat dijamin oleh UU PDP dan pengawasan BSSN, sementara Ketua Ikano Unpad Dr Ranti Fauza Mayana menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital bergantung pada layanan hukum yang mudah, aman, adil, dan terpercaya.
Poin-Poin Utama
- Menteri PANRB Rini Widyantini menjadi narasumber Studium Generale di Graha Sanusi Hardjadinata, Bandung, Selasa (8/9/2026).
- Acara kolaborasi Unpad dan Ikano Unpad dalam rangka Dies Natalis ke-69 Unpad.
- Tema Studium Generale: 'Transformasi Digital Layanan Hukum dalam Menyongsong Era Reformasi Birokrasi Modern'.
- Rini menyebut digitalisasi harus utamakan kemudahan, kepastian hukum, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
- Pemerintah menjalankan proyek percontohan lintas kementerian untuk layanan digital.
- Salah satu proyek: digitalisasi layanan bantuan sosial (Bansos).
- Proyek Bansos dikomandoi Kemenko Marves bersama Kemenkomdigi dan Kemensos.
- Pendaftaran Bansos pakai teknologi face recognition.
- Waktu pendaftaran Bansos turun dari 75–200 hari menjadi satu jam.
- Pemerintah menyiapkan digitalisasi pengurusan akta kelahiran.
- Konsep layanan digital akta kelahiran: 'One Nation, One Experience'.
- Pengelolaan data masyarakat dilindungi UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
- Pengawasan data dilakukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
- Ketua Ikano Unpad Dr Ranti Fauza Mayana SH soroti fondasi hukum dan keamanan layanan digital.
- Ranti tegaskan transformasi digital harus jaga kepastian hukum, kepercayaan, dan keadilan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.