Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Tekno Netral

Pakar Geologi Unpad: Erupsi Gunung Api Berdekatan tidak Saling Terkait

Senin, 7 September 2026, 19:55 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

masing gunung memiliki sistem magmatik unik yang dipengaruhi kedalaman dapur magma, jalur magma, dan jenis batuan. Peningkatan aktivitas satu gunung bukan indikator langsung bagi gunung lain, sehingga pemantauan harus spesifik—seperti pada Gunung Anak Krakatau yang dipantau lewat seismograf, GPS, CCTV, dan analisis gas. Indonesia rawan bencana geologi karena terletak di pertemuan tiga lempeng dan Ring of Fire, namun kondisi ini juga menjadi potensi energi panas bumi dan sumber daya mineral.

Poin-Poin Utama

  • Prof. Nana Sulaksana, Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, menyatakan aktivitas gunung api berdekatan tidak saling terkait.
  • Setiap gunung api memiliki sistem magmatik yang unik dan berbeda.
  • Perbedaan sistem dipengaruhi kedalaman dapur magma, jalur perjalanan magma, serta kondisi geologi dan jenis batuan yang dilalui.
  • Pernyataan disampaikan di Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (7/9/2026).
  • Gunung yang tercatat mengalami erupsi dalam periode berdekatan: Anak Krakatau, Ibu, Semeru, Lewotobi Laki-laki, Ili Lewotolok, dan Sinabung.
  • Peningkatan aktivitas satu gunung bukan indikator langsung aktivitas gunung lain.
  • Pemantauan Gunung Anak Krakatau dilakukan menggunakan seismograf di minimal tiga titik pada tubuh gunung.
  • Otoritas terkait juga menggunakan perangkat geodetik berbasis GPS untuk mengukur pergerakan mikro tubuh gunung.
  • Pemantauan diperkuat CCTV terhubung internet, analisis multi-gas, pengamatan visual asap, data letusan masa lalu, dan peta geologi.
  • Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng tektonik dan kawasan Cincin Api Pasifik.
  • Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana geologi tinggi karena posisinya tersebut.
  • Kondisi tektonik Indonesia juga menghasilkan potensi energi panas bumi dan sumber daya mineral.
  • Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi otoritas terkait.
  • Publik diminta tidak mengaitkan aktivitas antar-gunung api tanpa data ilmiah valid.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#pvmbg#gunung api#vulkanologi#geologi#unpad
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya