Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Kelola Sampah Berbasis Komunitas, ANTAM Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026

Selasa, 8 September 2026, 17:39 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 1 kali
Ukuran:

ANTAM meraih Anugerah Ekonomi Hijau 2026 dari detikcom atas komitmennya dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, salah satunya melalui pembangunan fasilitas TPS3R di Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara, yang mendorong pemilahan dan daur ulang sampah dari sumbernya. Perusahaan juga menjalankan berbagai program konservasi keanekaragaman hayati di wilayah operasional tambangnya, seperti penanaman mangrove, konservasi jalak putih, dan penangkaran komodo. Penghargaan ini menegaskan pendekatan ANTAM dalam menghubungkan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari strategi ESG perusahaan.

Poin-Poin Utama

  • ANTAM strengthens green economy implementation through community-based waste management near operational areas.
  • In July 2026, ANTAM's UBP Nikel Kolaka launched TPS3R facility with waste processing technology in Pomalaa District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi.
  • The TPS3R initiative encourages public waste sorting, reuse, and recycling at the source to reduce environmental burden and create economically valuable products.
  • ANTAM is part of BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID.
  • Two ANTAM mining sites, UBP Emas and UBP Nikel Maluku Utara, are adjacent to protected areas.
  • ANTAM conservation programs include jalak putih, paruh bengkok birds, timor deer breeding, komodo egg hatching (Hachiko Eggs), and mangrove planting.
  • In 2024, ANTAM conducted in-situ conservation and regeneration of 240 palahlar (Dipterocarpus hasseltii) trees at UBP Emas.
  • ANTAM rehabilitated coastal land with 60,000 mangroves in 2024, bringing total planted mangroves to 1 million at UBP Nikel Kolaka.
  • ANTAM conserved 603 endemic ulin trees using Rotalin method at UBP Bauksit Kalimantan Barat.
  • ANTAM's Megapodius freycinet bird conservation program reached 22 individuals at UBP Nikel Maluku Utara.
  • ANTAM received the 2026 Anugerah Ekonomi Hijau award from detikcom for ESG commitment.
  • One nomination category was Pengembangan Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas.
  • Assessment was conducted by detikcom's Komite Asesmen using qualitative analysis of impact and sustainability commitment.
  • Indonesian Minister of Environment/Head of BPLH Mohammad Jumhur Hidayat attended the event.
  • 2026 national data records approximately 51 million tons of waste per year, with only 26% currently managed.
Tagar Terkait
#esg#antam#pengelolaan sampah#ekonomi hijau#konservasi lingkungan#pemberdayaan masyarakat#ekonomi sirkular#tps3r
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya