Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Penerbangan di Bandara Soetta Masih Banyak Delay dan Batal, Ini Penyebabnya

Selasa, 8 September 2026, 18:15 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Hatta (Soetta) masih mengalami banyak penundaan dan pembatalan meskipun operasional bandara sudah kembali dibuka. Pihak pengelola menjelaskan bahwa pemulihan jadwal penerbangan membutuhkan waktu karena berkaitan dengan rotasi pesawat dan kesiapan kru, dan berharap kondisi dapat normal kembali pada hari berikutnya. Tercatat hingga siang hari terdapat 324 penerbangan yang beroperasi secara bertahap, dengan imbauan kepada penumpang untuk selalu mengonfirmasi status penerbangan melalui customer service maskapai.

Poin-Poin Utama

  • Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang kembali beroperasi.
  • Sebagian jadwal penerbangan di Soetta masih dibatalkan dan ditunda pada Selasa (8/9/2026).
  • Penyebab penundaan meliputi penataan jadwal, rotasi pesawat, dan kesiapan kru maskapai.
  • Assistant Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan menyampaikan penjelasan tersebut.
  • Bandara berharap jadwal penerbangan kembali normal pada Rabu (9/9/2026).
  • Penerbangan di Soetta mulai berjalan secara bertahap.
  • Sampai siang tercatat 324 penerbangan sudah beroperasi.
  • Dari total tersebut, 208 penerbangan adalah keberangkatan.
  • Sebanyak 116 penerbangan tercatat sebagai kedatangan.
  • Calon penumpang diimbau memastikan jadwal keberangkatan sebelum tiba di bandara.
  • Tujuan imbauan tersebut untuk mencegah calon penumpang bolak-balik akibat pembatalan atau penundaan.
  • Bandara menyarankan penumpang meng koordinasi dengan customer service masing-masing maskapai.
  • Penumpang diminta memastikan tiket sudah terdaftar dan confirmed.
  • Bandara berharap kondisi operasional terus berjalan baik.
Tagar Terkait
#bandara soekarno-hatta#penerbangan#tangerang#pembatalan penerbangan#soetta#delay
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya