IHSG Menguat ke 6.686, Performa Bursa Regional Justru Bertolak Belakang
IHSG menguat 1,01% ke level 6.686,44 pada perdagangan Selasa (8/9), ditopang ketahanan ekonomi domestik, cadangan devisa US$46,5 miliar, serta normalisasi operasional bandara paska erupsi Gunung Anak Krakatau. sebaliknya, mayoritas bursa regional Asia melemah dipicu eskalasi ketegangan AS-Iran yang meningkatkan kekhawatiran pasokan energi dan inflasi global. Dari sisi domestik, delapan sektor tercatat menguat dipimpin sektor barang baku (+1,94%), dengan total 388 saham melesat dan frekuensi transaksi mencapai 2,26 juta kali senilai Rp15,70 triliun.
Poin-Poin Utama
- IHSG ditutup menguat 66,77 poin (1,01%) ke level 6.686,44 pada Selasa (8/9).
- Indeks LQ45 naik 9,16 poin (1,40%) ke posisi 665,58.
- Cadangan devisa Agustus tercatat US$46,5 miliar, turun dari posisi akhir Juli 2026 sebesar US$145,3 miliar.
- Pelayanan transportasi udara kembali normal setelah sempat lumpuh akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran menekan bursa regional Asia.
- Surplus perdagangan Tiongkok menembus US$119,1 miliar pada Agustus 2026, naik dari US$112,5 miliar di bulan sebelumnya.
- Ekspor Tiongkok tumbuh 25,0% (yoy) menjadi US$401,44 miliar.
- Impor Tiongkok tumbuh 28,2% (yoy) menjadi US$282,36 miliar.
- Delapan sektor di IDX-IC membukukan penguatan, dipimpin sektor barang baku (+1,94%).
- Tiga sektor mengalami koreksi, dipimpin sektor kesehatan (-0,67%).
- Top gainers: POLA, ASPI, SHID, SOHO, PPRI.
- Top lossers: FPNI, NZIA, OMED, UDNG, LUCY.
- Frekuensi transaksi 2.265.000 kali, volume 35,15 miliar lembar saham, nilai Rp15,70 trillion.
- 388 saham naik, 253 saham turun, 322 saham stagnan.
- Bursa Asia bervariasi: Nikkei -1,69% (65.278,00), Hang Seng -0,38% (25.317,18), Kospi -0,58% (6.954,52), Straits Times -0,144% (5.764,37), Shanghai Composite +0,20% (3.940,55).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.