Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

BI Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal LCT untuk Stabilitas Rupiah

Rabu, 9 September 2026, 18:20 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Malaysia, Thailand, Jepang, China, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Singapura—untuk mendiversifikasi transaksi internasional dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS di tengah ketidakpastian global. Selain LCT, BI menerapkan bauran kebijakan moneter berupa intervensi valuta asing, kalibrasi suku bunga, serta optimalisasi instrumen seperti SRBI guna menjaga stabilitas rupiah dan menarik aliran modal asing. Dengan cadangan devisa sebesar 146,5 miliar dolar AS atau setara 5,4 bulan impor, inflasi terkendali, dan akselerasi digitalisasi pembayaran, ekonomi Indonesia dinilai tetap tangguh dalam menghadapi tantangan global.

Poin-Poin Utama

  • Bank Indonesia (BI) memperkuat implementasi Local Currency Transaction (LCT) untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
  • LCT bertujuan mendiversifikasi transaksi internasional dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
  • Indonesia telah menajalankan kerja sama LCT dengan Malaysia, Thailand, Jepang, China, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Singapura.
  • BI menerapkan bauran kebijakan moneter berupa intervensi valuta asing, kalibrasi suku bunga, dan optimalisasi instrumen moneter.
  • Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dioptimalkan untuk menarik portofolio asing dan menjaga likuiditas.
  • BI memperketat pengawasan terhadap transaksi pembelian dolar AS dalam jumlah besar.
  • BI bersinergi dengan Kementerian Keuangan melalui pembelian surat berharga pemerintah di pasar sekunder.
  • Cadangan devisa Indonesia mencapai 146,5 miliar dolar AS per saat pernyataan.
  • Cadangan devisa setara 5,4 bulan impor, melampaui standar internasional sekitar 3 bulan impor.
  • Inflasi Indonesia tetap terkendali di tengah ketidakpastian global.
  • BI memperkuat kebijakan insentif likuiditas makrofinansial untuk mendorong penyaluran kredit perbankan.
  • BI mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran bersama pemangku kepentingan.
  • Pernyataan disampaikan Jardine A. Husman dalam diskusi Kementerian PPN/Bappenas dan Asian Development Bank Institute (ADBI) di Jakarta pada hari Rabu.
Tagar Terkait
#bank indonesia#cadangan devisa#nilai tukar rupiah#lct#pasar uang#srbi#moneter
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya