Ekonomi RI Belum Lari Kencang, Purbaya Pastikan Indonesia Bebas dari Kutukan Pertumbuhan 5%
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai ekonomi Indonesia telah keluar dari tren stagnasi pertumbuhan 5%, dengan capaian 5,39% (Q4/2025), 5,61% (Q1/2026), dan 5,29% (Q2/2026) yang sedikit melambat akibat ketidakpastian global. Ia optimistis akselerasi akan terjadi di akhir 2026 menuju pertumbuhan 6%, didorong oleh menggeliatnya aktivitas sektor swasta dan optimalisasi belanja pemerintah. Meski masih terdapat kendala, Menkeu meyakini target pertumbuhan 6% dapat tercapai dalam waktu dekat.
Poin-Poin Utama
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ekonomi Indonesia telah keluar dari tren stagnasi pertumbuhan di kisaran 5%.
- Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,39% pada kuartal IV/2025.
- Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,61% pada kuartal I/2026.
- Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,29% pada kuartal II/2026, sedikit melambat akibat ketidakpastian global.
- Purbaya optimistis akselerasi pertumbuhan akan terjadi kembali pada akhir tahun 2026.
- Purbaya memproyeksikan pertumbuhan kuartal IV/2026 dapat mendekati 6%.
- Purbaya menilai prospek penguatan ekonomi makin nyata.
- Aktivitas sektor swasta dinilai mulai bergerak lebih cepat dari sebelumnya.
- Pemerintah melakukan optimalisasi belanja secara berkala.
- Purbaya meyakini target pertumbuhan 6% dapat tercapai dalam waktu tidak terlalu lama.
- Purbaya mengakui masih terdapat kendala yang menghambat pertumbuhan ekonomi optimal.
- Pernyataan resmi disampaikan di Jakarta.
- Artikel tidak menyebutkan tanggal pasti rilis data.
- Sumber data pertumbuhan berasal dari pernyataan Menkeu.
- Kebijakan fiskal pemerintah disebut mulai menunjukkan hasil positif.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.