6 Malam Berjibaku di Gambut Meranti, Polisi Bertahan di Tengah Kepulan Asap
turut, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita memimpin langsung pemadaman kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut Desa Gemala Sari bersama tim gabungan MPA, PT SRL, PT NSP, dan warga, dengan istirahat hanya sekitar tiga jam per hari karena bara api sering tersembunyi di kedalaman gambut 3-4 meter dan sulit diprediksi akibat angin yang berubah arah. Area terdampak mencapai sekitar 85 hektar dan hingga Selasa (8/9/2026) pagi masih terdeteksi satu titik api dengan intensitas medium. Penanganan difokuskan pada pembedahan gambut serta pendinginan intensif untuk mencegah bara bawah permukaan kembali menyala dan memicu kebakaran susulan.
Poin-Poin Utama
- Polres Kepulauan Meranti telah menangani karhutla selama enam hari hingga Selasa (8/9/2026).
- Lokasi karhutla berada di Dusun Penapat, Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
- Kapolres Kepulauan Meranti adalah AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.
- Medan gambut di Desa Gemala Sari memiliki kedalaman tiga hingga empat meter.
- Luas area terdampak karhutla di Gemala Sari mencapai 85 hektar.
- Satu titik api dengan intensitas medium terdeteksi di Desa Gemala Sari pada pukul 06.00 WIB.
- Koordinat titik api tersisa adalah 0°55'12.22" N, 102°58'59.16" E.
- Tidak ditemukan hotspot baru dan cuaca dilaporkan cerah.
- Waktu istirahat personel hanya sekitar tiga jam, dengan aktivitas dimulai pukul 05.00 WIB.
- Angin dari arah laut bertiup kencang dan berubah arah secara mendadak.
- Penanganan dilakukan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), PT SRL, PT NSP, dan warga setempat.
- Petugas melakukan penyiraman permukaan dan pendinginan untuk mengatasi bara di bawah gambut.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.