Dua Juta Orang Bershalawat, Kemenag: Kuatnya Cinta Umat kepada Rasulullah
Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan 2026 yang digagas Kementerian Agama mencatat lebih dari 2,04 juta peserta dari 35 provinsi, melampaui target 115 persen, dengan puncak khataman di Cirebon. Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M Hanafi menyebut partisipasi tersebut menggambarkan kuatnya kecintaan umat Islam Indonesia kepada Rasulullah SAW serta semangat merawat kebersamaan. Kemenag menilai shalawat bukan sekadar ibadah, melainkan ikhtiar batin untuk memperkuat ketahanan spiritual bangsa di tengah berbagai tekanan ekonomi, sosial, dan bencana.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 2.041.377 orang mengikuti pembacaan Dala'il al-Khayrat.
- Partisipasi peserta berasal dari 23.688 titik di 35 provinsi.
- Jumlah peserta mencapai 115 persen dari target nasional.
- Target nasional ditetapkan sebanyak 1.781.945 peserta.
- Puncak kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, Jawa Barat.
- Khataman nasional berlangsung pada 7 September 2026.
- Menteri Agama meluncurkan Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan pada 26 Agustus 2026.
- Pembacaan Dala'il al-Khayrat dimulai secara nasional pada 31 Agustus 2026.
- Gerakan ini menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Nasional 1448 H.
- Tema gerakan adalah "Berselawat untuk Negeri, Meneladani Sirah Nabi".
- Muchlis M Hanafi menyebut capaian ini mencerminkan kuatnya cinta umat kepada Rasulullah SAW.
- Shalawat dipandang sebagai sarana merawat kebersamaan bangsa.
- Kemenag memosisikan kegiatan ini sebagai ikhtiar memperkuat ketahanan spiritual masyarakat.
- Doa dipanjatkan bagi daerah terdampak erupsi gunung berapi, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, serta musibah lain.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.