Sebaran Abu Vulkanik Menjauh dari Cirebon, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau menjauh dari Kabupaten Cirebon berdasarkan data BMKG dan PVMBG, setelah sebelumnya melintasi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. BPBD Cirebon meminta masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, menutup pintu dan jendela, serta melindungi sumber air.
Poin-Poin Utama
- Sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menjauh dari Kabupaten Cirebon.
- Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Syamsul Huda menyampaikan pernyataan pada Rabu (9/9).
- Informasi pergerakan abu vulkanik berasal dari BMKG dan PVMBG.
- Sebelumnya sebaran abu vulkanik melintasi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
- BPBD meminta masyarakat tetap mengikuti informasi dari instansi resmi.
- BPBD meminta warga tidak panik.
- BPBD meminta warga tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi.
- BPBD Kabupaten Cirebon melakukan koordinasi dengan BMKG, PVMBG, BNPB, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.
- BPBD mengimbau penggunaan masker saat terjadi hujan abu vulkanik.
- BPBD mengimbau pengurangan aktivitas di luar ruangan saat hujan abu.
- BPBD mengimbau penutupan pintu dan jendela rumah saat hujan abu.
- BPBD mengimbau perlindungan tempat penyimpanan air saat hujan abu.
- Masyarakat diminta melapor ke BPBD Kabupaten Cirebon bila menemukan dampak yang membutuhkan penanganan.
- BPBD memastikan pemantauan sebaran abu vulkanik dilakukan secara berkala.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.