Polri Belum Sentuh Korporasi Jadi Tersangka Kasus Karhutla, Ini Alasannya
Polri menetapkan 113 tersangka dalam 169 laporan polisi kasus karhutla, namun seluruhnya merupakan tersangka perorangan dengan motif utama pembukaan lahan, sementara proses hukum terhadap korporasi belum ditempuh karena belum ditemukan bukti yang cukup. Sebaran titik api tercatat 155 hotspots di tujuh provinsi prioritas dengan Kalimantan Tengah menjadi wilayah terbanyak dengan 63 titik api. BNPB mengerahkan puluhan helikopter water bombing dan telah menumpahkan sekitar 3,8 juta liter air untuk memadamkan kebakaran di lahan kritis.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 113 orang ditetapkan sebagai tersangka dari 169 laporan polisi dalam kasus karhutla.
- Seluruh 113 tersangka merupakan tersangka perorangan, bukan korporasi.
- Sebanyak 167 laporan polisi berasal dari pembakaran yang dilakukan perorangan atas lahan miliknya sendiri.
- Motif utama para tersangka adalah pembukaan lahan baru.
- Pembakaran dilakukan secara langsung maupun tidak langsung melalui perapian.
- Penyidik akan menindak korporasi jika ditemukan bukti yang cukup.
- Tercatat 155 titik api tersebar di tujuh provinsi prioritas.
- Kepadatan tertinggi berada di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
- Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan titik api terbanyak, yakni 63 titik.
- Kalimantan Barat mencatat 30 titik api.
- Papua Barat memiliki 19 titik api.
- Jambi dan Sumatera Selatan masing-masing tercatat 13 titik api.
- Kalimantan Selatan dan Riau masing-masing tercatat 13 dan 4 titik api.
- BNPB mengerahkan puluhan helikopter water bombing dengan total air yang ditumpahkan mencapai 3.812.000 liter.
- Kalimantan Selatan menjadi wilayah dengan intensitas water bombing tertinggi, menggunakan 5 unit helikopter dan 1.328.000 liter air.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tribun News.