Respons Purbaya Soal Pembukaan Rekening Massal via BRI-BSI: Itu Rencana Pak Presiden
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons rencana pembukaan rekening massal melalui BRI dan BSI sebagai arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat penyaluran bansos dan memperluas inklusi keuangan. Sistem akan menggabungkan data dari Dukcapil, BI, dan LPS untuk menjangkau warga berusia di atas 18 tahun yang belum memiliki rekening bank.
Poin-Poin Utama
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons rencana pembukaan rekening massal melalui BRI dan BSI.
- Rencana tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Tujuan utama rencana ini adalah mempercepat dan mengefektifkan penyaluran bantuan sosial (bansos) serta program pemerintah lainnya.
- Lembaga keuangan yang terlibat dalam rencana pembukaan rekening massal adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS).
- Sistem pendataan akan memadukan data dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
- Sasaran utama rencana ini adalah seluruh masyarakat Indonesia yang telah berusia di atas 18 tahun.
- Pembukaan rekening akan difokuskan kepada masyarakat yang telah berusia di atas 18 tahun namun belum memiliki akses perbankan.
- Pernyataan Purbaya tersebut disampaikan di Jakarta pada hari Selasa, 8 September 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.