Industri Perkuat Rantai Pasok Kentang di Jawa Barat
PepsiCo Indonesia memanen kentang industri bersama petani binaan dan Dinas Pertanian Garut sebagai bahan baku utama keripik kentang Lay’s di pabrik Cikarang. Program yang dimulai sejak 2024 ini mencakup pendampingan, pengembangan kapabilitas, transfer pengetahuan, dan quality control untuk membangun rantai pasok serta ekosistem pertanian kentang yang produktif dan berkelanjutan di Jawa Barat.
Poin-Poin Utama
- PepsiCo Indonesia melakukan panen kentang industri bersama petani binaan di Garut, Jawa Barat, pada Selasa, 8 September 2026.
- Hasil panen akan menjadi bahan baku keripik kentang Lay's di pabrik PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.
- PepsiCo Indonesia mulai membangun ekosistem pertanian kentang industri di Jawa Barat sejak tahun 2024.
- Penanaman perdana kentang industri dilakukan pada November 2025.
- Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Dedi, S.H., M.P, menyatakan pertanian merupakan program strategis nasional.
- Dinas Pertanian Garut menyebut hasil pertanian Garut sebagai salah satu penyumbang terbesar laju pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut.
- Ayok Nugroho menjabat sebagai Director of Supply Chain PepsiCo Indonesia.
- Program ini mencakup pembinaan kapabilitas petani dan transfer pengetahuan praktik pertanian produktif serta berkelanjutan.
- Investasi PepsiCo membangun keterhubungan rantai pasok dari petani hingga pemrosesan sesuai standar PepsiCo.
- Keberhasilan program diukur dari jumlah, kualitas panen, dan peningkatan kapabilitas petani.
- Seremoni panen mencakup kunjungan lahan, panen bersama petani, dan peninjauan proses quality control kentang.
- Program menargetkan peningkatan produktivitas petani kentang industri di Jawa Barat secara berkelanjutan.
- Seluruh proses dari penanaman hingga produksi Lay's standar yang ditetapkan PepsiCo.
- Lokasi panen berada di Kabupaten Garut, sedangkan lokasi produksi berada di Cikarang, Jawa Barat.
- Inisiatif ini diharapkan menciptakan dampak positif berkelanjutan bagi petani lokal dan masyarakat sekitar.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.