Hujan Abu Gunung Anak Krakatau, BPBD Jabar Imbau Warga Pakai Masker
BPBD Jawa Barat mengimbau masyarakat mengenakan masker dan kacamata untuk melindungi pernapasan serta mata dari hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi menyebar ke Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas luar rumah, menutup pintu dan jendela, serta menghindari mengemudi bila jarak pandang terganggu. BPBD juga meminta warga memantau informasi resmi dari PVMBG dan BMKG terkait sebaran abu.
Poin-Poin Utama
- BPBD Jawa Barat head Teten Ali urged residents to wear masks during volcanic ash rain.
- Residents advised to use goggles or eye protection during outdoor activities.
- Volcanic ash from Mount Anak Krakatau spread to parts of Jakarta, Banten, and West Java.
- Ash detection reported on Sunday (6/9/2026) at 09.00 WIB.
- Ash spread data came from RGB Himawari-9 satellite imagery analysis.
- Report issued by Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II.
- Teten's written statement dated Thursday (10/9/2026).
- Residents urged to limit outdoor activities during ash rain.
- Residents advised to close doors, windows, and home ventilation to reduce ash entry.
- Residents warned to avoid driving when visibility is reduced.
- Residents told to clean ash carefully without sweeping it back into the air.
- Public asked to monitor official updates from BPBD, PVMBG/Badan Geologi, and BMKG.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.