Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Sejumlah Wilayah Lampung
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Provinsi Lampung akibat perubahan arah angin, membuat warga mengeluhkan mata perih, gangguan pernapasan, dan aroma belerang yang menyengat. Badan Geologi mencatat letusan pada 6 September dengan amplitudo 46 mm dan durasi 30 detik, serta meminta masyarakat menjauhi radius 3 km dari kawah aktif. Erupsi ini juga berdampak pada 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.