Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Ribuan Hektar Hutan hingga Kebun di Sulsel Hangus, Ancaman Kebakaran Meluas

Rabu, 9 September 2026, 08:04 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Lebih dari 1.300 hektar lahan hutan dan kebun warga di Sulawesi Selatan hangus terbakar hingga September 2026, dengan 266 kejadian kebakaran hutan dan lahan yang didominasi aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dan pembakaran sampah. Kebakaran meningkat signifikan selama sebulan terakhir akibat musim kemarau panjang, dengan wilayah terparah di Kabupaten Enrekang (316 ha) dan Luwu, serta kebakaran hebat di Bukit Bulu' Saukang, Maros yang menyebabkan ratusan pendaki dievakuasi. BPBD Sulsel menekankan perlunya antisipasi dengan fasilitas pemadaman, kerja sama lintas instansi, dan edukasi masyarakat karena kemarau panjang berpotensi berlanjut hingga awal tahun depan.

Poin-Poin Utama

  • Lebih dari 1.300 hektar lahan hutan dan kebun warga terbakar di Sulawesi Selatan hingga September 2026.
  • BPBD Sulawesi Selatan mencatat 266 kejadian kebakaran hutan dan lahan hingga September 2026.
  • Total 1.398 hektar lahan hangus, terdiri dari 890 ha kawasan hutan dan 508 ha kebun.
  • Pada Agustus 2026 tercatat 112 kejadian kebakaran di 15 kabupaten dan kota.
  • Wilayah paling luas terdampak adalah Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Luwu.
  • Enrekang mencatatkan 316 ha lahan terbakar dalam 32 kali kejadian.
  • Data awal Enrekang yang menyebut 1.000 ha lebih telah direvisi karena kesalahan input.
  • Kebakaran mayoritas disebabkan aktivitas manusia seperti pembakaran sampah dan pembukaan lahan.
  • Kebakaran Bukit Bulu' Saukang di Maros terjadi pada Minggu, 6 September 2026.
  • Api melanda jalur pendakian Bukit Bulu' Saukang dari pos tiga hingga pos lima pada ketinggian sekitar 300 meter.
  • Ratusan orang dievakuasi saat kebakaran Bukit Bulu' Saukang, tiga di antaranya mengalami cedera dan sesak napas.
  • BPBD Maros masih memantau lokasi Bukit Bulu' Saukang hingga Senin, 7 September 2026.
  • Kebakaran Gunung Lakawan di Enrekang terjadi pada awal September 2026.
  • Petugas pemadaman terkendala medan berbatu dan alang-alang di Gunung Lakawan.
  • BPBD memprediksi potensi kebakaran berlanjut hingga awal tahun akibat kemarau panjang.
Tagar Terkait
#karhutla#kebakaran hutan#bpbd#sulawesi selatan#kemarau#maros#enrekang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya