Ekonomi Netral
Berburu BBM di Makassar, Antre Dini Hari Pun Belum Tentu Dapat
jam. Pertamina mengklaim stok aman dan menambahkan 16 titik SPBU beroperasi 24 jam, namun masyarakat tetap mengalami kesulitan BBM.
Poin-Poin Utama
- Antrean kendaraan di SPBU Rappocini dan AP Pettarani, Makassar, meluber hingga ke jalan raya.
- Antrean di kedua SPBU tersebut terjadi pada pagi, siang, sore, hingga dini hari.
- Soraya Wijaya mengantre di SPBU Rappocini sejak jam 02.00 dan baru selesai saat subuh.
- Haerul Iqram, pengemudi taksi daring, mengeluhkan harus berkeliling dari Makassar ke Gowa mencari BBM.
- Haerul Iqram mendapat BBM di Gowa setelah mengantre sejak tengah malam hingga menjelang pagi (9/9/2026).
- Antrean kendaraan di SPBU AP Pettarani sepanjang sekitar 500 meter pada pagi hingga siang hari.
- Antrean SPBU AP Pettarani menyebabkan kemacetan parah dengan campuran truk, bus, mobil, dan motor.
- Martinus, sopir bus, menunggu di SPBU AP Pettarani sejak subuh dan belum mendapat BBM.
- Kelangkaan Solar sudah terjadi sejak April 2026, sedangkan Pertalite dan Pertamax baru beberapa hari terakhir.
- Pertalite dijual hingga Rp 25.000 per liter di penjual eceran.
- Pengemudi ojek daring Muliadi dan M Fadly menyebut antrean panjang memaksa mereka beralih ke penjual eceran.
- M Fadly beberapa kali membatalkan pesanan karena terjebak dalam antrean panjang SPBU.
- Pertamina menambah 16 titik SPBU beroperasi 24 jam di Kota Makassar.
- Sebelas SPBU sebelumnya sudah beroperasi 24 jam di Kota Makassar.
- Pertamina menyebut antrean dipicu oleh panic buying masyarakat.
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?
Buka Sumber di KompasHak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.