Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Berburu BBM di Makassar, Antre Dini Hari Pun Belum Tentu Dapat

Kamis, 10 September 2026, 15:04 WIB Sumber: Kompas Dibaca 2 kali
Ukuran:

jam. Pertamina mengklaim stok aman dan menambahkan 16 titik SPBU beroperasi 24 jam, namun masyarakat tetap mengalami kesulitan BBM.

Poin-Poin Utama

  • Antrean kendaraan di SPBU Rappocini dan AP Pettarani, Makassar, meluber hingga ke jalan raya.
  • Antrean di kedua SPBU tersebut terjadi pada pagi, siang, sore, hingga dini hari.
  • Soraya Wijaya mengantre di SPBU Rappocini sejak jam 02.00 dan baru selesai saat subuh.
  • Haerul Iqram, pengemudi taksi daring, mengeluhkan harus berkeliling dari Makassar ke Gowa mencari BBM.
  • Haerul Iqram mendapat BBM di Gowa setelah mengantre sejak tengah malam hingga menjelang pagi (9/9/2026).
  • Antrean kendaraan di SPBU AP Pettarani sepanjang sekitar 500 meter pada pagi hingga siang hari.
  • Antrean SPBU AP Pettarani menyebabkan kemacetan parah dengan campuran truk, bus, mobil, dan motor.
  • Martinus, sopir bus, menunggu di SPBU AP Pettarani sejak subuh dan belum mendapat BBM.
  • Kelangkaan Solar sudah terjadi sejak April 2026, sedangkan Pertalite dan Pertamax baru beberapa hari terakhir.
  • Pertalite dijual hingga Rp 25.000 per liter di penjual eceran.
  • Pengemudi ojek daring Muliadi dan M Fadly menyebut antrean panjang memaksa mereka beralih ke penjual eceran.
  • M Fadly beberapa kali membatalkan pesanan karena terjebak dalam antrean panjang SPBU.
  • Pertamina menambah 16 titik SPBU beroperasi 24 jam di Kota Makassar.
  • Sebelas SPBU sebelumnya sudah beroperasi 24 jam di Kota Makassar.
  • Pertamina menyebut antrean dipicu oleh panic buying masyarakat.
Tagar Terkait
#pertamina#bbm#sulawesi selatan#makassar#spbu#pertalite#kelangkaan bbm#pertamax#solar
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya