Al Quran Ungkap Peran Manusia dalam Terjadinya Bencana Alam, Ada Kezaliman yang Melampaui Batas
mata faktor alam, melainkan dapat terjadi akibat perbuatan tangan manusia sendiri, seperti kezaliman dan keserakahan yang melampaui batas, sebagaimana firman Allah dalam QS Asy-Syura ayat 30 dan QS Ar-Rum ayat 41. Namun, Allah SWT juga Maha Pengampun yang memaafkan banyak kesalahan manusia, dan tidak setiap orang yang tertimpa bencana disebut bersalah, sebagaimana ditegaskan dalam QS Al-Anfal ayat 25 bahwa siksaan tidak hanya menimpa orang-orang zalim.
Poin-Poin Utama
- Al Quran menyebut bencana tidak selalu berasal dari faktor alam.
- QS Asy-Syura ayat 30 menyatakan musibah disebabkan perbuatan tangan manusia sendiri.
- QS Asy-Syura ayat 30 menyebut Allah memaafkan banyak kesalahan manusia.
- Ayat tersebut muncul dalam kajian Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Agus Purwanto.
- Agus Purwanto menjelaskan kezaliman melampaui batas menjadi pemicu dampak dirasakan.
- QS Ar-Rum ayat 41 menyebut kerusakan tampak di darat dan laut.
- QS Ar-Rum ayat 41 menyatakan kerusakan itu akibat perbuatan tangan manusia.
- Ayat tersebut menjadi peringatan bagi manusia untuk kembali ke jalan benar.
- Keserakahan disebut sebagai salah satu faktor yang memperparah kondisi lingkungan.
- Kezaliman disebut sebagai salah satu faktor yang memperparah kondisi lingkungan.
- Tindakan mengabaikan keseimbangan alam disebut memperparah kondisi lingkungan.
- Artikel menekankan bencana tidak semata-mata terlepas dari perilaku manusia.
- Tidak setiap orang tertimpa bencana dapat disebut sebagai pihak bersalah.
- QS Al-Anfal ayat 25 memperingatkan manusia agar berhati-hati terhadap siksaan.
- QS Al-Anfal ayat 25 menyebut siksaan tidak hanya menimpa orang-orang zalim.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.