Yakinlah, Janji Allah SWT dalam Alquran dan Bukti Sejarah: Orang-Orang Zalim akan Dibalas
orang zalim akan menerima balasan, sebagaimana tertuang dalam QS Al-Fajr: 6-14 yang menyebutkan kehancuran kaum 'Ad, Tsamud, dan Fir'aun akibat kesombongan dan kezaliman mereka. Sunnatullah tersebut berlaku universal tanpa pengecualian, di mana suatu bangsa dapat hancur karena kerusakan, kesewenang-wenangan, dan kedurhakaan, seperti ditegaskan pula dalam QS Al-Isra': 16. Kesimpulannya, Allah SWT benar-benar mengawasi dan akan menimpakan azab kepada siapa pun yang melampaui batas.
Poin-Poin Utama
- Allah SWT punya sunnah tetap bagi orang zalim, pengikut, dan pendukung mereka.
- Sunnah itu berlaku buat umat, peradaban, individu, dan kelompok.
- Kehancuran bangsa bisa terjadi akibat kesombongan, kezaliman, kesewenang-wenangan, dan melampaui batas.
- QS Al-Fajr ayat 6-14 sebutkan kaum 'Ad, Tsamud, dan Fir'aun sebagai contoh.
- Kaum 'Ad (Iram) punya bangunan tinggi tak tertandingi di negeri lain.
- Kaum Tsamud memahat batu besar di lembah.
- Fir'aun dikenal punya pasak-pasak.
- Mereka bertiga sewenang-wenang dan banyak berbuat kerusakan di negeri.
- Akibatnya Allah timpakan cemeti azab kepada mereka.
- QS Al-Fajr ayat 14 tegaskan Allah benar-benar mengawasi.
- QS Al-Isra' ayat 16 jadi ayat kedua yang dikutip.
- QS Al-Isra' ayat 16 jelaskan proses pembinasaan negeri bermewah-mewah.
- Perintah taat Allah pada orang kaya di negeri itu malah jadi kedurhakaan.
- QS Al-Isra' ayat 16 tutup dengan penghancuran total negeri tersebut.
- Ayat-ayat ini tegaskan sunnah Allah berlaku universal tanpa pengecualian.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.