Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Serangan AS Berlanjut, Harga Minyak Dekati 100 Dolar

Rabu, 9 September 2026, 10:07 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

AS menghancurkan lima tanker Iran sebagai balasan atas serangan rudal ke kapal induk USS George Washington, mendorong harga minyak Brent mendekati 100 dolar AS per barel. Situasi Teluk makin pelik setelah Houthi Yaman menyerang instalasi minyak Arab Saudi serta Iran mengancam akan menyergap tanker Kuwait dan Bahrain, sementara Selat Hormuz dan Bab el Mandeb terancam mengganggu rantai pasok global. Korea Selatan dan Perancis menjajaki kerja sama untuk membuka Selat Hormuz bagi pelayaran niaga.

Poin-Poin Utama

  • AS menghancurkan lima tanker Iran dalam beberapa hari terakhir sebagai balasan atas serangan rudal Iran ke kapal induk AS.
  • Harga minyak mentah Brent tercatat 99,38 dolar AS per barel pada Rabu (9/9/2026).
  • Harga minyak West Texas mencapai 94,51 dolar AS per barel pada hari yang sama.
  • Komando Tengah AS memerintahkan ABK tanker meninggalkan kapal sebelum serangan, menurut keterangan di Bahrain pada Selasa (8/9/2026).
  • Gelombang serangan kedua terhadap tanker Iran terjadi setelah kapal induk USS George Washington diserang rudal Iran pada Sabtu dan Senin sebelumnya.
  • Iran menggunakan rudal terbaru Qassem Basir dengan jangkauan hingga 1.200 kilometer.
  • Iran mengklaim menyerang fasilitas militer AS di Jordania sebagai balasan.
  • IRGC Iran mengancam akan menyerang tanker sekutu AS di pelabuhan Kuwait dan Bahrain.
  • Iran mengumumkan menangkap drone bawah air Anduril Dive-LD milik AL AS di Selat Hormuz.
  • Drone Anduril Dive-LD mulai digunakan di AL AS pada tahun 2025.
  • Houthi melancarkan serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi, melukai setidaknya 73 orang.
  • Serangan Houthi membuyarkan gencatan senjata yang sudah berjalan empat tahun di Yaman.
  • Houthi mengendalikan Selat Bab el Mandeb, kawasan yang diperlukannya untuk pelayaran dunia.
  • Serangan Houthi menyasar Kota Abha, Jazan, Najran, dan Khamis Mushait.
  • Korea Selatan dan Perancis menjajaki kerja sama untuk membuka Selat Hormuz bagi pelayaran niaga.
Tagar Terkait
#iran#selat hormuz#arab saudi#as#houthi#yaman#timur tengah#minyak mentah#korea selatan#perancis
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya