Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

News Netral

Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026, 08:00 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

Hatta memperpanjang penutupan sementara hingga pukul 09.30 WIB pada Minggu (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Sedikitnya 33 penerbangan terdampak, mencakup 16 pembatalan dan 7 penundaan untuk rute internasional seperti Singapura, Hong Kong, Sydney, serta 4 pembatalan domestik menuju Lampung, Denpasar, dan Surabaya. Ditjen Penerbangan Udara menyatakan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.

Poin-Poin Utama

  • Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara hingga pukul 09.30 WIB pada 6 September 2026.
  • Penutupan awal berlaku sejak pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26.
  • Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi penyebab penutupan bandara.
  • Otoritas penerbangan memperpanjang penutupan setelah mempertimbangkan sebaran abu vulkanik di sekitar bandara.
  • Branch Communication Bandara Soekarno-Hatta Fahmi Harahap mengonfirmasi perpanjangan penutupan.
  • Sebanyak 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB.
  • Penerbangan internasional mencatat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali.
  • Rute internasional terdampak mencakup Singapore, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur.
  • Penerbangan domestik mencatat 4 pembatalan dan 1 pengalihan penerbangan.
  • Rute domestik terdampak mencakup Lampung, Denpasar, dan Surabaya.
  • Ditjen Penerbangan Udara mengantisipasi dampak berantai terhadap rotasi pesawat dan ketersediaan armada.
  • Dampak berantai juga dapat memengaruhi jadwal penerbangan berikutnya dan kapasitas terminal.
  • Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#erupsi#anak krakatau#bandara soekarno-hatta#penerbangan ditutup
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya