5 Jurnalis Hilang Kontak Sempat Dikira Nginap di Pulau Dekat Anak Krakatau
Lima jurnalis dan tiga awak kapal hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda setelah menyewa kapal dari Pandeglang pada 7 September 2026. Pemilik kapal awalnya menduga mereka menginap di pulau sekitar Krakatau, namun setelah dikonfirmasi ke kru kapal lain dan tidak ditemukan, pencarian dilakukan oleh Basarnas. Tim SAR gabungan mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan area pencarian sekitar 271 nautical mile, namun hingga hari pertama belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat mereka.
Poin-Poin Utama
- Lima jurnalis hilang kontak saat liputan ke Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
- Lima jurnalis: M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), Donal Husni (freelance).
- Tiga awak kapal: Warta (kapten), Sukarman (ABK), Heriyanto (guide).
- Rombongan sewa kapal Senin (7/9) siang, rencana kembali ke Carita, Pandeglang, sore hari.
- Kapal tidak kembali hingga malam; pemilik kapal Sandi Wiyasa semula menyangka mereka menginap di pulau sekitar Krakatau.
- Sandi hubungi nelayan, nakhoda, warga Pulau Sebesi, penjaga Gunung Krakatau sejak Senin malam.
- Konfirmasi hilang setelah beberapa kapal lain pulang dari Krakatau tanpa menemukan rombongan.
- Basarnas mulai pencarian setelah laporan kehilangan.
- Tim SAR gabungan kerahkan lima kapal: KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, KP Sanjaya 7016 (Polairud Mabes Polri).
- Total area pencarian sekitar 271 nautical mile (NM) dibagi ke beberapa sektor.
- Hari pertama pencarian: tim SAR sisir perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, belum temukan tanda keberadaan rombongan maupun speedboat.
- RIB 02 Banten fokus di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
- Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten: Rizky Dwianto.
- Pernyataan diberikan di Pos SAR Nasional, Pantai Carita, Pandeglang, Rabu (9/9/2026).
- Basarnas Banten minta dukungan doa agar korban ditemukan dalam kondisi selamat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.