Helikopter Dauphin Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 untuk mencari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten. Rombongan tersebut berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik pada Senin (7/9). Helikopter disiagakan untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara guna mempercepat proses pencarian delapan orang yang masih hilang.
Poin-Poin Utama
- Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 dikerahkan mendukung operasi pencarian.
- Tim SAR gabungan mencari rombongan jurnalis hilang di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.
- Helikopter lepas landas dari ATS pukul 08.20 WIB dan tiba di Pantai Carita pukul 09.05 WIB.
- Delapan orang masih dalam pencarian: lima jurnalis dan tiga awak kapal.
- Lima jurnalis yang hilang adalah Muhammad Bagus Khoirunas (ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu).
- Tiga orang lain yang hilang adalah nakhoda, Anak Buah Kapal (ABK), dan seorang pemandu.
- Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
- Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik.
- Helikopter HR-3604 membawa enam crew: Kapten Pnb Dimas, Kapten Pnb Zulham, Lettu Pnb Garini, Peltu Nurdin, Sertu Henri, dan Prada Prasetyo.
- Tidak terdapat penumpang dalam penerbangan helikopter HR-3604.
- Cuaca di wilayah Pantai Carita saat helikopter tiba terpantau cerah.
- Kecepatan angin sekitar 2 knot dari arah timur menuju barat.
- Jarak pandang kurang dari 8 kilometer saat helikopter tiba.
- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten adalah Al Amrad.
- Wilayah pencarian mencakup sekitar Gunung Anak Krakatau dan Perairan Selat Sunda.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.