Ibu Korban Tak Sangka Rendi Perkosa dan Bunuh Kakak-Adik di Banyuasin
Helmi Nursida (57), ibu korban RN (18) dan AY (13) di Banyuasin, shock mengetahui bahwa Rendi Saputra (27) yang telah dianggap seperti keluarga adalah pelaku pemerkosaan dan pembunuhan kedua putrinya. Rendi yang mengenal keluarga melalui adik korban bahkan sempat ikut membantu pencarian dan hadir dalam yasinan untuk para korban tanpa menimbulkan kecurigaan. Nursida juga mengungkapkan bahwa Rendi yang berpacaran dengan RN tidak pernah meminta izin untuk menikahi putrinya.
Poin-Poin Utama
- Helmi Nursida (57) identified as mother of victims RN (18) and AY (13).
- Rendi Saputra (27) identified as perpetrator of rape and murder.
- Incident occurred in Banyuasin region.
- Article dated Wednesday (9/9/2026).
- Source cited as detikSumbagsel.
- RN met Rendi through younger sibling who was his schoolmate.
- Victim AY was 13 years old.
- Victim RN was 18 years old.
- Rendi and RN were in romantic relationship prior to crime.
- Mother and husband never suspected Rendi before victims' disappearance.
- Husband of Helmi Nursida died in previous year.
- Rendi joined residents in search for missing victims.
- Rendi attended yasinan prayer gathering held by family for victims.
- Helmi Nursida stated Rendi appeared as good person with no visible malicious intent.
- Rendi never formally requested family permission to marry RN.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.