Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Netral

Bahaya Minuman Terlalu Panas: Risiko Kanker Kerongkongan Melonjak

Rabu, 9 September 2026, 16:22 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Penelitian Oxford terhadap hampir satu juta orang menemukan bahwa rutin mengonsumsi minuman pada suhu 65 derajat Celsius atau lebih, terutama enam cangkir atau lebih per hari, dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan hingga tiga kali lipat. Cairan sangat panas merusak lapisan sel esofagus, sehingga para ahli menyarankan menunggu beberapa menit sebelum minum agar suhu turun. Meski peluang terkena kanker ini tetap rendah sekitar 1 persen, faktor risiko utama tetap merokok dan konsumsi alkohol, dengan gejala yang perlu diwaspadai meliputi heartburn persisten, nyeri menelan, dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

Poin-Poin Utama

  • Minuman sangat panas tingkatkan risiko kanker kerongkongan atau esofagus.
  • Studi Inggris libatkan hampir satu juta orang, terbesar hingga saat ini.
  • Risiko kanker tiga kali lebih tinggi bagi individu konsumsi minuman sangat panas.
  • Cairan sangat panas dapat merusak lapisan sel kerongkongan.
  • Oxford University terbitkan studi di International Journal of Cancer.
  • Minuman suhu 65 derajat celsius atau lebih masuk kategori sangat panas.
  • Data studi dari 977.282 pria dan wanita paruh baya.
  • Konsumsi enam atau lebih minuman panas per hari memperbesar risiko.
  • Teh atau kopi susu mungkin masih terlalu panas untuk dikonsumsi langsung.
  • Air baru mendidih capai suhu 100 derajat celsius, turun jadi 90-95 derajat di cangkir.
  • Studi terpisah pada 118 orang dewasa muda temukan suhu 70 derajat celsius dianggap terlalu panas.
  • Produsen kopi takeaway anjurkan suhu ideal 49 hingga 60 derajat celsius.
  • Risiko seumur hidup kanker esofagus di Inggris sekitar 1% populasi.
  • Satu atau dua dari setiap 10 kasus kanker esofagus dapat dihindari dengan berhenti konsumsi minuman sangat panas.
  • Gejala meliputi heartburn persisten, dispepsia, nyeri menelan, dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
Tagar Terkait
#kesehatan#penelitian#kopi#kanker esofagus#minuman panas#kanker kerongkongan#risiko kanker#teh
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya