Ekonom sebut kerja sama Indonesia-Rusia positif untuk perluasan ekspor
Rusia berpotensi positif bagi perluasan ekspor produk unggulan Indonesia, terutama melalui perjanjian perdagangan bebas dengan anggota Eurasian Economic Union (EAEU) yang meliputi Rusia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Rusia merupakan mitra penting bagi Indonesia dengan kerja sama mencakup sektor strategis seperti energi, pertanian, pertahanan, dan perkapalan.
Poin-Poin Utama
- Ekonomi sebut kerja sama Indonesia-Rusia positif untuk perluasan ekspor.
- Director Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengungkapkan dampak positif kerja sama kedua negara.
- Indonesia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan anggota Eurasian Economic Union (EAEU).
- Anggota EAEU meliputi Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Rusia.
- Kerja sama mencakup sektor energi, pertanian, pertahanan, perkapalan, dan perdagangan internasional.
- Presiden Prabowo Subianto menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok.
- EEF ke-11 diselenggarakan di Vladivostok, Rusia.
- Presiden Prabowo menghadiri jamuan santap siang oleh Presiden Vladimir Putin.
- Indonesia dan Rusia sama-sama merupakan negara Pasifik.
- Target perdagangan bilateral akan digandakan oleh kedua negara.
- Presiden Prabowo menyebut Rusia sebagai mitra yang sangat penting bagi Indonesia.
- EEF memiliki potensi menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas kawasan.
- Indonesia akan terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang.
- Esther Sri Astuti juga merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro.
- Kerja sama Indonesia-Rusia diharapkan menghasilkan keuntungan bagi kedua negara.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.