Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Negatif

Putin Bantah Mobilisasi, Warga Dihantui Lonjakan Panggilan Dinas Militer

Kamis, 10 September 2026, 11:13 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 2 kali
Ukuran:

Presiden Rusia Vladimir Putin dua kali membantah rumor mobilisasi massal untuk perang di Ukraina pada September 2022, menyebutnya sebagai serangan informasi terhadap Rusia. Namun warga Rusia mengaku khawatir menerima panggilan verifikasi data dari kantor pendaftaran militer, khawatir panggilan tersebut merupakan awal dari wajib militer atau larangan meninggalkan negara, sehingga sebagian berusaha meninggalkan Rusia. Laporan dari Penza menyebutkan praktik penangkapan paksa pria untuk menandatangani kontrak militer meluas, meskipun pengacara Artem Klyga menyebut panggilan verifikasi data belum otomatis berarti seseorang akan direkrut atau dimobilisasi.

Poin-Poin Utama

  • Putin denied mass mobilization twice in first week of September.
  • On September 1, Putin called mobilization rumors 'nonsense' and an 'information attack' on Russia.
  • On September 3 at Vladivostok Economic Forum, Putin said no scenario currently requires mobilization.
  • Readers in Russia reported receiving military summons for data verification.
  • A reader from Naberezhnye Chelny reported a nephew received a data verification summons.
  • Reader Maxim, a self-employed person, reported receiving a summons ordering him to appear for data verification.
  • Reader Sergei reported a school teacher friend received a summons via Gosuslugi government portal on July 9.
  • Some recipients of summons attempted to leave Russia before potential travel restrictions.
  • One reader reported an acquaintance left Russia two months ago after receiving an official summons.
  • Another reader stated fleeing abroad is unrealistic due to financial constraints.
  • June reports from Penza region described men being forcibly taken to military registration offices.
  • Journalist Lena Lemyasova reported ongoing detentions near apartment building entrances.
  • Lemyasova stated detained men are often drunk and taken in provided vehicles without family notification.
  • Lawyer Artem Klyga clarified that data verification summons do not automatically mean recruitment.
  • Klyga explained verification summons indicate military offices expanded registration procedures for potential rapid mobilization.
Tagar Terkait
#rusia#ukraina#perang rusia ukraina#wajib militer#putin#mobilisasi#kremlin
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya