Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nusantara Netral

250 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pencarian Lima Jurnalis di Kawasan Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026, 17:03 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Polda Banten bersama Basarnas, TNI, dan unsur terkait mengerahkan sekitar 250 personel gabungan untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak sejak Selasa (8/9) setelah melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Pada hari kedua pencarian, Rabu (9/9), tim menyisir lima titik pencarian di sekitar gunung dengan tantangan cuaca berupa angin kencang dan tinggi gelombang 1-2 meter. Kapolda Banten mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk tidak mendekati radius tiga kilometer dari gunung yang masih erupsi serta melaporkan jika menemukan benda mencurigakan di laut.

Poin-Poin Utama

  • Polda Banten bersama Basarnas, TNI, dan unsur terkait mencari lima jurnalis yang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
  • Total 250 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian di darat dan laut.
  • Pencarian dilakukan pada hari kedua, Rabu (9/9), mulai pukul 07.00 WIB.
  • Tim gabungan membagi wilayah operasi menjadi lima titik pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau.
  • Informasi lost contact rombongan media diterima pada Selasa (8/9).
  • Pencarian hari pertama dilakukan pada Selasa setelah informasi lost contact diterima.
  • Unsur yang terlibat meliputi Basarnas, TNI AL melalui Lanal, Polda Banten, dan Polres Pandeglang.
  • Kapolda Banten Irjen Hengki memimpin dan memberikan keterangan resmi terkait operasi pencarian.
  • Kondisi cuaca saat pencarian menghadapi angin kencang dengan tinggi gelombang 1 hingga 2 meter.
  • Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi dan ditetapkan radius berbahaya lebih dari 3 kilometer.
  • Masyarakat pesisir dan nelayan diimbau tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius yang ditetapkan.
  • Posko pencarian didirikan di Carita untuk memantau perkembangan operasi.
  • Masyarakat dan nelayan diminta melaporkan temuan benda mencurigakan atau terapung di laut, termasuk pelampung, ke posko.
  • Tim pencari terus dimonitor dari posko Carita selama operasi berlangsung.
  • Benda temuan yang dilaporkan akan digunakan tim untuk pengecekan dan langkah pencarian lanjutan.
Tagar Terkait
#anak krakatau#selat sunda#basarnas#jurnalis hilang#pencarian#polda banten
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya