Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Olahraga Negatif

Haornas 2026 Dinilai Belum Bergema, Pengamat Soroti Target 4 Emas Asian Games

Rabu, 9 September 2026, 17:54 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

43 pada 9 September 2026 dinilai belum bergema karena hanya berlangsung di lingkungan Kemenpora tanpa perayaan di daerah. Pengamat olahraga Fritz Simanjuntak menilai Indonesia gagal membina prestasi olahraga, terutama dengan target hanya empat medali emas di Asian Games 2026 Nagoya yang dianggap terlalu rendah dibanding capaian 31 emas pada 2018. Fritz menekankan bahwa evaluasi pembinaan olahraga harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan perolehan medali akhir.

Poin-Poin Utama

  • Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 digelar pada 9 September 2026.
  • Pengamat olahraga Fritz Simanjuntak menilai peringatan Haornas 2026 belum bergema luas di daerah.
  • Fritz Simanjuntak menyatakan peringatan Haornas 2026 hanya berlangsung di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
  • Fritz menilai Indonesia telah gagal dalam membina prestasi olahraga nasional.
  • Indonesia mengirim sekitar 430 atlet pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
  • Kontingen Indonesia berpartisipasi dalam 35 cabang olahraga di Asian Games 2026.
  • Target Indonesia pada Asian Games 2026 hanya empat medali emas.
  • Fritz menganggap target empat medali emas tersebut terlalu rendah.
  • Panjat tebing dan angkat besi disebut sebagai cabang rutin penyumbang medali emas bagi Indonesia.
  • Indonesia pernah meraih 31 medali emas pada Asian Games 2018.
  • Fritz mempertanyakan kontribusi cabang olahraga lain selain panjat tebing dan angkat besi.
  • Fritz menyatakan perolehan tujuh medali emas pun tetap menunjukkan kegagalan pembinaan olahraga.
  • Fritz meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap pembinaan olahraga nasional.
Tagar Terkait
#panjat tebing#asian games#hari olahraga nasional#haornas#kemenpora#angkat besi#fritz simanjuntak#pengamat olahraga
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya